Hello.Do Follow Me? Back To Dashboard? Nice To Meet You.Visit Here Again =3
! ✿Vertical Truth of 'Islam'✿ !: Hadith
Showing posts with label Hadith. Show all posts
Showing posts with label Hadith. Show all posts

Cinta Tuhan dan Orang-orang Mencintai Tuhan .

Berkata Ibnu Abbas r.a. bahawasanya Nabi s.a.w telah bersabda: Allah Ta'ala berfirman:

"Berkata Daud tatkala dia berkata-kata kepada Tuhannya: Ya Tuhanku! Siapakah di antara hamba-hambaMu yang paling Engkau cintai, supaya aku mencintainya dengan sebab cintaMu itu? Berfirman Tuhan: Wahai Daud! Orang yang paling Kucintai di antara hamba-hambaku ialah yang paling bertaqwa hatinya, suci kedua belah tangannya, tiada menyusahkan orang lain, dan tidak membuat fitnah ke sana ke mari, gunung-gunung akan berubah, namun dia tetap begitu juga, dia mencintaiku dan mencintai orang yang mencintaiKu serta menarik hamba-hambaKu untuk mencintaiKu."
"Berkata Daud: Ya Tuhanku! Sesungguhnya Engkau mengetahui bahawasanya aku ini mencintaiMu, dan mencintai orang yang mencintaiMu, tetapi bagaimana dapat aku menarik hamba-hambaMu untuk mencintaiMu? Berfirman Tuhan: Ingatkanlah mereka kepada segala macam nikmatKu, segala macam ujianKu, dan segala macam siksaanKu."
"Wahai Daud! Sesungguhnya tiada seseorang hamba yang menolong orang yang teraniaya, atau berusaha untuk melepaskannya dari penganiayaannyaa, melainkan Allah akan menetapkan kedua tapak kakinya pada hari semua tapak kaki akan tergelincir." (Riwayat Baihaqi dan Ibnu Asakir)




Aik Baca Sahaja ? Bagilah Respon Untuk Archive ni Sikit :)

Mimpi Rasulullah s.a.w



Daripada Abdul Rahman Bin Samurah ra berkata, Nabi Muhammad saw bersabda :

"Sesungguhnya aku telah mengalami mimpi-mimpi yang menakjubkan pada malam aku sebelum di Israqkan........"

Aku telah melihat seorang dari umatku telah didatang oleh malaikatul maut dengan keadaan yang amat mengerunkan untuk mengambil nyawanya, maka malaikat itu terhalang perbuatannya itu disebabkan oleh KETAATAN DAN KEPATUHANNYA KEPADA KEDUA IBUBAPANYA.

Aku melihat seorang dari umatku telah disediakan azab kubur yang amat menyiksakan, maka ia telah diselamatkan oleh berkat WUDUKNYA YANG SEMPURNA.

Aku melihat seorang dari umatku sedang dikerumuni oleh syaitan-syaitan dan iblis-iblis lakhnatullah, maka ia diselamatkan dengan berkat ZIKIRNYA YANG TULUS IKHLAS kepada Allah.

Aku melihat bagaimana umatku diseret dengan rantai yang diperbuat daripada api neraka jahanam yang dimasukkan dari mulut dan dikeluarkan rantai tersebut ke duburnya oleh malaikut Ahzab, tetapi SOLATNYA YANG KHUSUK DAN TIDAK MENUNJUK-NUNJUK telah melepaskannya dari seksaan itu.

Aku melihat umatku ditimpa dahaga yang amat berat, setiap kali dia mendatangi satu telaga dihalang dari meminumnya, ketika itu datanglah pahala PUASANYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT memberi minum hingga ia merasa puas.

Aku melihat umatku cuba untuk mendekati kumpulan para nabi yang sedang duduk berkumpulan-kumpulan, setiap kali dia datang dia akan diusir, maka menjelmalah MANDI JUNUB DENGAN RUKUN YANG SEMPURNANYA sambil memimpinnya ke kumpulanku seraya duduk disebelahku.

Aku melihat seorang dari umatku berada di dalam keadan gelap gelita disekelilingnya, sedangkan dia sendiri di dalam keadaan binggung, maka datanglah pahala HAJI DAN UMRAHNYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT lalu mengeluarkannya dari kegelapan kepada tempat yang terang-menderang.

Aku melihat umatku cuba berbicara dengan golongan orang mukmin tetapi mereka tidakpun membalas bicaranya, maka menjelmalah SIFAT SILATURRAHIMNYA DAN TIDAK SUKA BERMUSUH-MUSUHAN SESAMA UMATKU lalu menyeru kepada mereka agar menyambut bicaranya, lalu berbicara mereka dengannya.

Aku melihat umatku sedang menepis-nepis percikan api ke mukannya, maka segeralah menjelma pahala SEDEKAHNYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT lalu menabir muka dan kepalanya dari bahaya api tersebut.


Aik Baca Sahaja ? Bagilah Respon Untuk Archive ni Sikit :)

Di Zaman Apa Kita Berada ?


Dari Nukman bin Basyir, katanya…

"Suatu ketika kami sedang duduk-duduk di Masjid Nabawi dan Basyir itu seorang yg tidak banyak bercakap."
Datanglah Abu Saklabah lalu berkata
"Wahai Basyir bin Saad, adakah kamu hafaz hadis Rasulullah tentang para pemerintah?"
Huzaifah radhiAllahu `anhu lalu segera menjawab.
"Aku hafaz akan khutbah Rasulullah sollallahu `alaihi wassalam itu."
Maka duduklah Abu Saklabah Al Khusyna untuk mendengar hadis berkenaan.

Maka kata Huzaifah radhiAllahu `anhu, Rasulullah sollallu `alaihi wassalam telah bersabda:-
“Telah berlaku zaman kenabian keatas kamu, maka berlakulah zaman kenabian itu sebagaimana yang Allah kehendaki, kemudian Allah mengangkat zaman itu. Kemudian berlakulah zaman khalifah (Khulafaur Rasyidin) yang berjalan sepertimana zaman kenabian. Maka berlakulah zaman kenabian itu sebagaimana yang Allah kehendaki, kemudian Allah mengangkatnya. Kemudian berlakulah zaman pemerintahan yang menggigit (zaman fitnah -keamiran/beraja /zaman kesultanan ). Berlaku zaman itu seperti yang Allah kehendaki. Kemudian Allah mengangkatnya juga, kemudian berlakulah zaman pemerintahan diktator (zaman pemerintahan diktator dan demokrasi) , dan berlakulah zaman itu sebagaimana yang Allah kehendaki. Kemudian berlaku pula zaman khalifah yang berjalan diatas cara hidup zaman kenabian. Kemudian Rasulullah sollallahu `alaihi wassalam pun diam.” (Riwayat Ahmad, Bazzar, At Tabrani)

Hadits diatas dengan jelas menunjukkan bahwa Umat Rasulullah sollallahu `alaihi wassalam akan menempuh empat kelompok zaman secara bergiliran sebelum dunia kiamat yakni:

1) Zaman Kenabian (Nubuwwah) dan rahmat
2) Zaman Khulafaur Rasyidin dan rahmat
3) Zaman Fitnah (kerusakan) dan kegelapan
4) Zaman Khalifah atau Ummah kedua yang berjalan diatas cara hidup zaaman kenabian yakni zaman pemerintahan Imam Mahdi dan Nabi Isa.
Secara umum apabila kita meneliti sejarah, zaman kenabian, zaman Khulafa'-ur-Rasyidin, zaman fitnah (pemerintah telah rosak sedang rakyat masih baik), zaman diktator (penjajahan Yahudi dan Nasrani) dan kini adalah giliran zaman seperti zaman kenabian itu berulang semula.

1) Zaman Fitnah atau Zaman Kerusakan

Zaman ini merupakan zaman kerusakan dan kegelapan. Pada zaman ini umat Islam jatuh ke dalam jurang kehinaan yang berkepanjangan. Ini merupakan akibat dari kelalaian dan angkara murka yang terjadi di dunia Islam sehingga Allah membiarkan mereka di dalam kehinaan. Hal ini sesuai dengan janji Allah bahwa Allah hanya akan menjadi pembela kepada orang-orang bertaqwa.

“Allah menjadi pembela orang-orang bertaqwa.” (QS Al Jaatsiyah 19)

Ciri-ciri zaman fitnah ini adalah:

Negara Islam satu persatu mulai jatuh dan dijajah oleh orang kafir.
• Akidah umat Islam pada saat itu sangat rapuh, ada di antaranya Islam di waktu pagi dan kafir di waktu petang.
• Ibadah sangat lemah. Shalat, puasa dan membaca Al-Qur’an tidak lagi diamalkan secara bersungguh-sungguh atau bahkan diamalkan sama sekali.
• Ukhuwah sesama Islam sangat lemah sehingga terjadi peperangan dan pembunuhan sesama umat Islam.
• Orang kaya sangat kikir sedangkan orang miskin tidak sabar dan hasad dengki.
• Penyakit cinta dunia dan takut mati sangat tebal dan mewabah dalam hati umat Islam.
• Kemungkaran yang terjadi dalam masyarakat Islam hampir tidak ada bedanya dengan apa yang terjadi di kalangan masyarakat yang bukan Islam.
• Akhlak umat Islam sangat lemah dengan berleluasanya hasad dengki, umpat mengumpat, tuduh menuduh, caci-mencaci dan kafir-mengkafirkan sesama umat Islam.
• Wanita-wanita Islam telah dicabut rasa malunya dengan bertingkah laku tidak senonoh, menampakkan aurat di depan umum, menari dan menyanyi tanpa menjaga maruah dan kehormatan diri.
• Umat Islam terhina di seluruh aspek kehidupan: politik, ekonomi, pendidikan, pengobatan, pertanian dan lain-lain sehingga umat Islam terpaksa bergantung pada sistem kufur.
• Sedikit demi sedikit cara hidup umat Islam telah mengikuti cara hidup orang-orang Yahudi dan Nasrani.
• Terjadi gejala-gejala buruk dan keji di tengah-tengah masyarakat Islam seperti narkoba, homoseks, lesbian, dan lain-lain.

2) Zaman Khalifah Kedua atau Zaman Ummah Kedua yakni zaman pemerintahan Imam Mahdi dan Nabi Isa `alaihi salam.

Di zaman ini Islam akan kembali lagi ke zaman kegemilangan dan keemasannya seperti di zaman Rasulullah dan Khulafaur Rasyidin. Islam dapat menguasai dunia dan kembali menjadi penguasa sejagat. Zaman ini berlaku selama 40 tahun dan barulah dunia ini akan dibinasakan (kiamat) oleh Allah.

Rasulullah sollallahu `alaihi wassalam bersabda:
“Sebelum hari kiamat datang pastilah Islam itu bangkit kembali walaupun di antara mulainya Islam bangkit dan kiamat hanya selama waktu memerah susu.”

Kebangkitan Islam zaman ini akan sampai kepada puncaknya apabila berpadunya ketinggian kerohanian umat Islam dengan kecanggihan teknologi di bawah dua pemimpin besar umat Islam yaitu Imam Mahdi dan Nabi Isa `alaihi salam.

Ciri-ciri zaman ini :

• Islam dapat mencapai keagungannya kembali seperti yang telah dicapai oleh Rasulullah sollallahu `alaihi wassalam 14 abad yang lalu.
• Dunia seluruhnya akan kembali aman dan damai, keadilan akan kembali ditegakkan setelah sekian lama dipenuhi dengan huru-hara dan kezaliman.
• Hati orang-orang miskin dan kaya dipenuhi dengan sifat redha dan qana’ah (merasa cukup) sehingga tidak seorang pun yang mau menerima sedekah.
• Harta yang melimpah ruah akan dibagi-bagikan dengan adil dan merata.
• Umat Islam hidup dengan penuh kasih sayang dan cinta-mencintai satu sama lain.
• Aqidah, ibadah dan seluruh aspek kehidupan masyarakat Islam berjalan sepenuhnya di atas landasan syari’at Nabi Muhammad sollallahu `alaihi wassalam.
• Segala fitnah dan maksiat, riba, zina minuman keras dan lain-lain kekufuran diperangi dan dimusnahkan.

Demikianlah zaman demi zaman yang akan dialami oleh kita umat Islam. Setelah kita mengetahui di zaman apa kita berada, marilah menjadikannya sebagai panduan agar kita tidak kehilangan arah.

Dan Allah telah menjanjikan kepada orang-orang beriman di antara kamu dan yang mengerjakan amal soleh, bahawa mereka sesungguhnya akan dijadikan khalifah yang berkuasa di muka bumi ini sebagaimana telah dijadikan khalifah orang-orang sebelum mereka, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diredhaiNya untuk mereka, dan dia benar-benar akan menukar [keadaan] mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentiasa’.
(An Nur: 55)

Aik Baca Sahaja ? Bagilah Respon Untuk Archive ni Sikit :)

Umat Islam Mengikuti Langkah-Langkah Yahudi Dan Nasrani

Daripada Abu Sa’id Al-Khudri ra. berkata, Bahawasanya Rasulullah saw. bersabda, "Kamu akan mengikuti jejak langkah umat-umat sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga jikalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu akan mengikuti mereka.” Sahabat bertanya, "Ya Rasulullah! Apakah Yahudi dan Nasrani yang kau maksudkan?” Nabi saw. menjawab, “Siapa lagi kalau bukan mereka". (Riwayat Muslim)

Keterangan:
Umat Islam akan mengikut jejak langkah ataupun "cara hidup” orang-orang Yahudi dan Nasrani, hinggalah dalam urusan yang kecil dan perkara-perkara yang tidak munasabah. Contohnya, jikalau orang Yahudi dan Nasrani masuk ke lubang biawak yang kotor dan sempit sekali pun, orang Islam akan terus mengikuti mereka. Zaman sekarang ini kita dapat melihat kenyataan sabdaan Rasulullah saw. ini. Ramai orang Islam yang kehilangan pegangan di dalam kehidupan. Mereka banyak meniru “cara hidup” Yahudi dan Nasrani samada mereka sedar atau tidak. Ramai orang Islam yang telah terperangkap dengan tipu helah Yahudi dan Nasrani dan ramai pula orang yang menjadi alat dan tali barut mereka. Ya Allah! Selamatkanlah kami daripada mereka.

Aik Baca Sahaja ? Bagilah Respon Untuk Archive ni Sikit :)

 
All Right Reserved To Me.Full Edit By NabilaMedan.